08 October 2009

Kaitan Gempa Bumi yg Melanda Kota Padang dgn ayat & surah dlm Quran

ASSALAMUALAIKUM WRH. WBT.
Apa khabar sahabat2 Lanun sekalian ?
Kali ini coklat ungu ingin berkongsi bersama rakan2 tentang kenyataan Allah tentang kehancuran yang telah tertera dalam Kitab Suci utusan-Nya kepada Nabi Muhammad S.a.w. sama2lah kita renung2kan...
>>Gempa besar berkekuatan 7,6 Skala Richter melantakkan kota Padang dan sekitarnya pukul 17.16 pada tanggal 30 September lalu. Gempa susulan terjadi pada pukul 17.58. Keesokan harinya, 1 Oktober kemarin, gempa berkekuatan 7 Skala Richter kembali menggoyang Jambi dan sekitarnya tepat pukul 08.52.
*************************************************
Gempa dan Ayat-Ayat Allah Swt

Segala sesuatu kejadian di muka bumi merupakan ketetapan Allah Swt. Demikian pula dengan musibah bernama gempa bumi. Hanya berselang sehari setelah kejadian, beredar khabar—di antaranya lewat pesan singkat—yang mengaitkan waktu terjadinya musibah tiba gempa itu dengan surah dan ayat yang ada di dalam kitab suci Al-Qur’an.

“Gempa di Padang jam 17.16, gempa susulan 17.58, esoknya gempa di Jambi jam 8.52. Coba lihat Al-Qur’an!” demikian bunyi pesan singkat yang beredar. Siapa pun yang membuka Al-Qur’an dengan tuntunan pesan singkat tersebut akan merasa kecil di hadapan Allah Swt. Demikian ayatayat Allah Swt tersebut:

17.16 (QS. Al Israa’ ayat 16): “Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”

17.58 (QS. Al Israa’ ayat 58): “Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuz).”

8.52 (QS. Al Anfaal: 52): (Keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Amat Keras siksaan-Nya.”

Tiga ayat Allah Swt di atas, yang ditunjukkan tepat dalam waktu kejadian tiga gempa kemarin di Sumatera, berbicara mengenai azab Allah berupa kehancuran dan kematian, dan kaitannya dengan hidup bermewah-mewah dan kedurhakaan, dan juga dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya. Ini tentu sangat menarik.

Gaya hidup bermewah-mewah seolah disimbolisasikan dengan acara pelantikan anggota DPR yang memang WAH. Kedurhakaan boleh dilihat pada amanah umat yang tidak ditunaikan selama ini oleh para penguasa, namun juga tidak tertutup kemungkinan kedurhakaan kita sendiri yang masih banyak yang lalai dengan ayat-ayat Allah atau malah menjadikan agama Allah sekadar sebagai komoditas untuk meraih kehidupan duniawi dengan segala kelazatannya (yang sebenarnya menipu).

Dan yang terakhir, terkait dengan “Fir’aun dan para pengikutnya”, percaya atau tidak, para pemimpin dunia sekarang ini yang tergabung dalam kelompok Globalis (mencita-citakan The New World Order) seperti Dinasti Bush, Dinasti Rotschild, Dinasti Rockefeller, Dinasti Windsor, dan para tokoh Luciferian lainnya yang tergabung dalam Bilderberg Group, Bohemian Groove, Freemasonry, Trilateral Commission (ada lima tokoh Indonesia sebagai anggotanya), sesungguhnya masih memiliki ikatan darah dengan Firaun Mesir (!).

David Icke yang dengan tekun selama bertahun-tahun menelisik garis darah Firaun ke masa sekarang, dalam bukunya “The Biggest Secret”, menemukan bukti jika darah Firaun memang menaliri tokoh-tokoh Luciferian sekarang ini seperti yang telah disebutkan di atas. Bagi yang ingin menelusuri garis darah Fir’aun tersebut hingga ke Dinasti Bush, silakan cari di www.davidicke.com (Piso-Bush Genealogy), dan ada pula di New England Historical Genealogy Society.

Nah, bukan rahsia lagi jika sekarang Indonesia berada di bawah cengkaman kaum NeoLib. Kelompok ini satu kubu dengan IMF, World Bank, Trilateral Commission, Round Table, dan kelompok-kelompok elit dunia lainnya yang bekerja menciptakan The New World Order. Padahal jelas-jelas, kubu The New World Order memiliki garis darah dengan Firaun. Kelompok Globalis-Luciferian inilah yang mungkin dimaksudkan Allah Swt dalam QS. Al Anfaal ayat 52 di atas. Dan bagi pendukung pasangan ini, mungkin boleh disebut sebagai “…pengikut-pengikutnya.”

Adalah ketetapan Allah SWT jika bencana ini bertepatan dengan beberapa momentum besar bangsa Indonesia, dulu dan sekarang:

Pertama, tanggal 1 Oktober merupakan hari pelantikan anggota DPR dan DPD bagi 2009-2014 yang menuai kontroversi. Acara seremoni yang sebenarnya boleh dilaksanakan dengan amat sederhana itu ternyata membazirkan wang rakyat lebih dari 70 miliar rupiah. Hal ini dilakukan ketika berbagai musibah yang menggoncang bangsa ini. Dan kenyataan ini membuktikan jika para pejabat itu tidak memiliki empati sama sekali terhadap nasib rakyat yang kian hari kian susah.

Bukan mustahil, ramai kaum mustadh’afin yang berdoa kepada Allah Swt agar menunjukkan kebesaran-Nya kepada para pejabat negara ini supaya bersikap amanah dan tidak bertindak bagaikan segerombolan perompak terhadap wang umat.

Satu lagi, siapa pun yang berkunjung ke Gedung DPR di saat hari pelantikan tersebut akan mencium aroma kematian di mana-mana. Entah mengapa, pihak panitia begitu royal menyebar rangkaian bunga Melati di setiap sudut gedung tersebut. Bunga Melati memang bunga yang biasanya mengiringi acara-acara sakral di negeri ini, seperti pesta perkawinan dan sebagainya. Namun agaknya mereka lupa jika bunga Melati juga biasa dipakai dalam acara-acara berkabung atau kematian.

Kedua, 44 tahun lalu, tanggal 30 September dan 1 Oktober 1965 merupakan tonggak bersejarah bagi perjalanan bangsa dan negara ini. Pada tanggal itulah awal dari kejatuhan Soekarno dan berkuasanya Jenderal Suharto. Pergantian kekuasaan yang di Barat dikenal dengan sebutan Coup de’ Etat Jenderal Suharto ini, telah membunuh Indonesia yang mandiri dan revolusioner di zaman Soekarno, anti kepada neo kolonialisme dan neo imperialisme (Nekolim), menjadi Indonesia yang terjajah kembali. Suharto telah membawa kembali bangsa ini ke mulut para pelayan Dajjal, agen-agen Yahudi Internasional, yang berkumpul di Washington.
************************************************************
Dengan adanya berbagai “kebetulan” yang Allah Swt sampaikan dalam musibah gempa kemarin ini, Allah Swt jelas hendak mengingatkan kita semua. Apakah semua “kebetulan” itu sekadar sebuah “kebetulan” semata tanpa pesan yang berarti? Apakah pesan Allah Swt itu akan mengubah kita semua agar lebih taat pada perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya? Atau malah kita semua sama sekali tidak perduli, bahkan mentertawakan semua pesan ini sebagaimana dahulu kaum kafir Quraisy mentertawakan dakwah Rasulullah Saw? Semua terpulang kepada diri kita masing-masing. Wallahu’alam bissawab. (Ridyasmara)
sumber; eramuslim

COKLAT UNGU: SAYA DAH CHECK KENYATAAN INI...MEMANG BENAR ! BETAPA MUDAH ALLAH MELAKUKAN SESUATU ASALKAN DIA MENGHENDAKINYA...ALLAHU AKBAR !!

* Back To Halaman Utama *

Blog Widget by LinkWithin

6 komen disini yer..:

~ein~ said...

gud info..=)

LaNuNsepet said...

semoga jadi iktibar kepada semua... tak mustahil semua ini terjadi di malaysia.. kalau kita masih menentang alquran dan menafikan kebenarannya. Sebab itulah Allah tunjukkan begini supaya mata2 manusia terbuka dengan kebenaran didalam al-quran..

to coklatungu : thanx for d info.. :-) Maha Suci Allah...Dan segala puji baginya...

PeJuAnG HiDup said...

astaghfirullah...

tersedar aku setelah mmbaca entri ini...

LaNuNsepet said...

to ein : yer..mmg gudinfo.. thanx to coklatungu...4 eva :-)

to pejuang hidup : samala ngan lanun, semoga bertambah keyakinan masyarakat pada Alquran..

to coklatungu : thanx wak..kongsi artikel ni :-)

CoKLaT uNGu said...
This comment has been removed by the author.
CoKLaT uNGu said...

Berkongsi untuk kebaikan bersama... insyaallah, apa sahaja info & ilmu x akan lupus walau dikongsi...
kpd semua pmbaca, sama2 kita renungkan maksud ayat2 Allah tersebut dan kaitkan dgn kejadian2 yang telah berlaku .. Maha Besar Allah , jika DIA menghendaki sesuatu, maka DIA berkuasa mencapai kehendak-Nya dgn hanya sekelip mata...